Menurut Gambarnya
Gambarnya (Pendalaman Alkitab Staf In Touch Ministries)
Kita diciptakan menurut gambar Pencipta kita —dan kita menyerupai Dia dengan cara-cara yang penuh misteri. Dalam kisah penciptaan, Tuhan menyatakan bahwa manusia berbeda dari semua makhluk ciptaan lainnya dan, oleh karenanya, memiliki peran yang istimewa. Merenungkan perkataan-Nya di saat-saat awal penciptaan itu membantu kita melihat diri sendiri dalam terang yang baru dan bertumbuh makin bijaksana dalam menggenapi tujuan hidup kita di bumi ini.
LATAR BELAKANG
Kejadian 1 menunjukkan siapa Tuhan dan apa yang Dia lakukan untuk memulai kehidupan di bumi.
BACA
Kejadians 1:1-31
RENUNGKAN
Apa artinya menurut gambar Allah?
- Di ayat 26 —yang maknanya lama menjadi perdebatan di antara para ahli—Tuhan mengucapkan perkataan yang unik tentang manusia: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa” Perhatikan dua kata yang Dia gunakan itu. Kata Ibrani untuk “gambar” yaitu tselem berarti “perwakilan” atau bahkan “bayangan.” Jadi, diciptakan menurut gambar-Nya berarti kita mewakili Dia tetapi dalam posisi yang lebih rendah dari Dia. Kata Ibrani untuk “rupa” yaitu demuth berarti “kesamaan” atau “kemiripan.” Karena Tuhan itu Roh (Yohanes 4:24), keserupaan kita lebih bersifat rohani daripada fisik.
- Kata Ibrani radah (Kejadian 1:26) berarti “memerintah atau menaklukkan.” Bagaimana perintah ini menunjukkan hubungan kita dengan Tuhan dan keunikan kita di antara segala makhluk? Apa artinya menjadi yang sekunder dalam cara kita “memerintah” yang seharusnya?
- Kejadian 1 menunjukkan kreativitas Tuhan dengan Dia berfirman membuat segala sesuatu menjadi ada (ayat 3), mengatur (ayat 4), dan menjadikan (ayat 7). Bagaimana kreativitas kita serupa dengan kreativitas Tuhan? Dalam hal apa kreativitas kita berbeda?
- Kisah penciptaan tidak menjelaskan secara rinci apa yang membuat kita serupa dengan Tuhan. Meskipun sebagian hal ini masih misteri, dalam hal apa saja kita dapat menerima tanggung jawab untuk menjadi serupa dengan Dia? Bagaimana kita dapat menunjukkan rasa syukur yang rendah hati atas kedudukan yang terhormat ini?
MELANJUTKAN CERITA
Perjanjian Baru memberikan pencerahan atas pertanyaan-pertanyaan kita tentang gambar Allah.
- Di Yohanes 14:9, Yesus berkata kepada Filipus, “Siapa yang telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa.” Dan Paulus berkata tentang Yesus, “Dialah gambar Allah yang tidak kelihatan” (Kolose 1:15). Dengan kata lain, Juru Selamat kita adalah bukti nyata tentang arti serupa dengan Allah yang tidak kelihatan. Perhatikan bahwa tindakan Kristus di dalam Kitab Suci berfokus pada menyembuhkan, memberkati, dan mengajarkan kebenaran—dan tujuan utama-Nya adalah membuka jalan agar kita dapat kembali dipindahkan ke dalam kerajaan Bapa-Nya (Kolose 1:13). Tindakan-tindakan ini “kreatif” dalam arti yang seluas-luasnya, karena semuanya memberi-hidup dan bukan destruktif. Bagaimana tindakan-tindakan Yesus dalam kitab-kitab Injil mencerminkan tindakan Sang Pencipta di Kejadian 1?
- Untuk memahami lebih lanjut tentang gambar Allah, kita dapat meninjau perintah-perintah Yesus yang menunjukkan sikap-sikap dan tindakan-tindakan yang Dia utamakan. Sebagai contoh, Dia berkata, “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Matius 22:39). Perintah Yesus yang lain apa yang mengungkapkan sifat-Nya? Ambillah waktu untuk meninjau kembali minggu Anda, dan cobalah mengenali suatu tindakan yang mengasihi atau memberi-hidup. Bersyukurlah bahwa Anda diciptakan menurut gambar-Nya.
REFLEKSI
Meskipun masih misteri, jika kita berjalan bersama Yesus, Dia menolong kita untuk bertumbuh makin serupa dengan Dia.
Orang percaya tidak hanya diciptakan “menurut gambar-Nya,” tetapi juga diberi kuasa Kristus untuk bertumbuh dalam kesalehan. Ketika kita mendekat pada Yesus, memusatkan pandangan kita pada-Nya, dan bertindak hati-hati sesuai firman-Nya, kita memenuhi peran yang dimaksud Tuhan bagi anak-anak-Nya—yaitu mengambil bagian dalam karya penciptaan-Nya dan menjadi serupa dengan Anak-Nya. Seperti dikatakan 1 Yohanes 3:2, “Keadaan kita kelak belum dinyatakan. Namun kita tahu, bahwa apabila Kristus dinyatakan, kita akan menjadi sama seperti Dia.”
