Projects
-
Damai Yang Seperti Sungai
(Charles F. Stanley) Hal yang sangat diinginkan semua orang namun tak banyak yang benar-benar mengalaminya. Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa sulit sekali merasa damai? Saya tidak berbicara tentang tidak ada perang atau huru-hara, tetapi damai di hati yang menimbulkan rasa sejahtera yang tenang. Jiwa yang tenteram mudah dialami ketika segala sesuatu
-
Wujud Nyata Kepemimpinan Yang Benar
(Pendalaman Alkitab Staf In Touch Ministries) Kitab Hakim-hakim menggambarkan masa-masa kelam sejarah Israel, ketika “setiap orang melakukan apa yang benar menurut pandangannya sendiri” (Hakim-hakim 21:25). Namun di tengah situasi suram itu, ada saat-saat penuh harapan cerah ketika seorang pemimpin yang takut akan Tuhan mengikuti Dia dengan tegas dan menunjukkan jalan
-
Lupakan Aku
(Jen Pollock Michel) Mengapa kurang berfokus pada diri sendiri itu lebih baik. Saya sering lupa banyak hal—di mana saya meletakkan kunci, jam berapa janji temu dijadwalkan, dan yang paling memalukan, nama-nama orang yang pernah saya jumpai. Tak ayal, ketika saya mencoba mengingat nama rekan kerja yang baru atau orangtua teman
-
Biarkan Tuhan Mengubah Pikiranmu
(Amy Simpson) Kekhawatiran itu terjadi di pikiran Anda, dan Anda dapat melakukan sesuatu tentang hal itu. Ada saatnya ketika saya hampir tak berdaya mengatasi emosi-emosi saya sendiri. Dibesarkan dalam keluarga yang dikacaukan oleh gangguan mental (schizophrenia) ibu saya, saya belajar untuk menutupi perasaan-perasaan saya dengan baik—satu-satunya cara mengatasi yang saya
-
Siapa Anda di Mata Tuhan
(Charles F. Stanley) Hidup dalam realita identitas yang sebenarnya Kebanyakan dari kita mengidentifikasi diri kita dengan nama, relasi, profesi, atau bahkan lokasi. Tetapi jika kita orang Kristen, kita memiliki identitas yang menghubungkan kita dengan Tuhan Yesus Kristus. Alkitab memakai frasa pendek “di dalam Kristus” untuk menjelaskan aspek diri kita
-
Bertumbuh Dalam Firman Tuhan
Tuhan (James Cain) Bagaimana Alkitab menunjukkan kedalamannya sepanjang hidup Ketika saya menonton film saat masih kecil, saya selalu menempatkan diri di posisi tokoh yang usianya paling dekat dengan saya. Saya ingat saat pergi ke bioskop dan menonton film E.T. the Extra-Terrestrial dengan mata terbelalak keheranan. Hidup dalam peristiwa itu dan
-
Dapatkah Kita Tertawa Gembira Bersama Tuhan?
(Pendalaman Alkitab Staf In Touch Ministries) Apakah Tuhan tertawa? Dan jika ya, dapatkah kita tertawa bersama-Nya? Jawaban spontan kita mungkin “Tidak”. Karena Alkitab menyatakan Tuhan itu kudus dan layak menerima segala hormat, kita mungkin berasumsi respons yang tepat adalah penyembahan yang penuh hormat, bukan kegembiraan. Tetapi Dia juga memerintahkan kita
-
Tolong Berikan Brokolinya
(Patricia Raybon) Sangat berat ketika ada anggota keluarga yang meninggalkan imannya. Tetapi gestur sederhana – yang dilakukan dengan kasih – membuka kesempatan untuk Tuhan bekerja. Kami duduk mengelilingi meja makan, siap menyantap ayam dan nasi, dan kami tahu kami seharusnya berdoa dulu. Tetapi kami tidak berdoa. Putri kami, Alana, adalah
-
Realita Pengharapan
(Charles F. Stanley) Ketika Yesus keluar dari kubur, pintu keselamatan terbuka bagi semua orang. Saya percaya pengharapan adalah salah satu kata yang paling sarat emosi dalam bahasa apa pun. Saat diucapkan, yang mustahil tiba-tiba menjadi mungkin, kegelapan dienyahkan oleh terang, dan keputusasaan berubah menjadi sukacita. Dan itulah tepatnya yang terjadi
-
Yang Ilahi Di Saat Senja
Senja (Winn Collier) Meskipun banyak hal yang kita percayai bersifat pasti, ada juga misteri-misteri yang tak bisa kita pecahkan. Dan di saat-saat seperti itulah iman ditantang untuk bertumbuh. Seorang pendeta harus benar-benar percaya Tuhan; biasanya begitulah memang yang paling baik. Jadi, bisa Anda bayangkan teror yang saya rasakan ketika pertanyaan










