Yesus, sebagai Anak Domba yang lemah, telah memilih menyerahkan nyawa-Nya untuk kita.
Lebah dan musang, singa dan sigung, beruang dan anjing pelacak memiliki satu kesamaan: jika terancam, mereka akan menyerang. Tetapi domba tidak demikian.
Di dalam Alkitab, domba biasanya disebutkan dalam konteks korban persembahan. Contohnya, pada saat Paskah, Tuhan melepaskan umat-Nya dari perbudakan di Mesir melalui cucuran darah anak domba. Bayangkan keterkejutan para murid ketika Yohanes Pembaptis memperkenalkan Yesus sebagai “Anak Domba Allah yang...
Baca selengkapnya