Lihatlah Ke Sekeliling

(Pendalaman Alkitab Staf In Touch Ministries)

“Pada mulanya Allah menciptakan …” Anda mungkin sudah sering sekali mendengar perkataan ini. Sampai sekarang Anda mungkin berpikir bahwa kisah penciptaan hanyalah materi untuk buku anak-anak atau pembahasan tentang asal-usul  bumi, bukan sebagai sumber pertolongan praktis dalam menghadapi kehidupan. Tetapi ketika berbagai beban melelahkan kita, pasal pertama kitab dalam Alkitab memberikan bantuan untuk mendapatkan penghiburan dan kemenangan.

LATAR BELAKANG

Kitab Kejadian kemungkinan ditulis oleh Musa ketika bangsa Israel mengembara di Sinai.

BACA

Kejadian 1:1-31

RENUNGKAN

Apa artinya “baik”?

  • Yang pertama-tama diciptakan Tuhan di dunia adalah terang (ayat 3). Di dalam Alkitab, terang merupakan simbol kehadiran Tuhan sendiri (Yesaya 9:2) dan juga gambaran tentang diri-Nya (1 Yohanes 1:5). Pikirkanlah beberapa alasan mengapa terang merupakan hal pertama yang diperlukan. Bagaimana hal ini berlaku dalam kehidupan Anda sendiri? Sementara Anda menjawab, biarkanlah arti terang secara harfiah (terang secara fisik) memimpin Anda kepada kebenaran-kebenaran tentang terang secara rohani.
  • Tuhan “melihat” bahwa terang yang diciptakan-Nya itu baik (Kejadian 1:4). Kata Ibrani memiliki konotasi-konotasi yang serupa dengan kata melihat: “memandang, memberi perhatian, membedakan, mencermati.” Renungkanlah tindakan Tuhan di sini dan jelaskanlah bagaimana tindakan itu mencakup semua arti ini. Apa yang dikatakan ayat ini tentang pentingnya Tuhan memberi perhatian yang cermat? Sebelum Anda menjawab, cobalah hitung berapa kali seluruhnya kata itu muncul di pasal ini.
  • Roma 11:33 berbicara tentang “dalamnya kekayaan hikmat dan pengetahuan Tuhan.” Kata Ibrani untuk “baik” di Kejadian 1:4 berasal dari kata ṭôḇ, yang berarti “menyenangkan.” Carilah keberadaan semua kata ini di Kejadian 1. Bahaslah peran hikmat Tuhan dalam kaitannya dengan “baik” di sini. Bagaimana dengan hikmat Anda sendiri – pernahkah Anda salah memberi sebutan “baik” atau menyenangkan pada sesuatu? Bagaimana Anda menyadari kesalahan Anda?

MELANJUTKAN CERITA

Setelah menciptakan terang, Tuhan mengatur struktur dunia dan mengisinya dengan berbagai kehidupan.

  • Dua hari pertama penciptaan berkaitan dengan terang, lautan dan daratan. Pada hari ketiga Tuhan menciptakan tumbuh-tumbuhan (ayat 11), pada hari kelima Tuhan menciptakan binatang-binatang di air dan di udara (ayat 20), dan pada hari keenam Tuhan menciptakan semua makhluk di darat (ayat 24). Setiap kali menciptakan, Dia menyatakan bahwa semua itu baik. Pilihlah satu hal dari kategori-kategori ini yang dapat Anda lihat di sekitar Anda saat ini—mungkin sehelai rumput, sorotan sinar matahari, seekor binatang, atau tangan Anda sendiri—dan cermatilah obyek yang Anda pilih dengan saksama itu. Bagaimana benda itu menyenangkan atau “baik” bagi Anda?
  • Apa yang Anda pelajari tentang cara dan sikap Tuhan dari yang tertulis di Kejadian 1 dan observasi Anda sendiri tentang hal-hal yang diciptakan? Pikirkanlah pentingnya hal-hal kecil, dengan mengambil waktu untuk merenungkan dan menghargai kesederhanaan maupun kerumitan hal-hal itu. Temukanlah ayat-ayat yang menyebutkan tentang hal-hal yang Anda perhatikan.
  • Dosa lalu masuk ke dunia (Kejadian 3), membawa kehancuran dan kematian; di dalam Yohanes 16:33 Yesus berkata bahwa kehidupan di dunia ini akan sulit, bahkan bagi orang percaya. Untuk menjagai diri dari kelelahan mental, Paulus mendorong kita untuk memikirkan “semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji” (Filipi 4:8). Bagaimana yang telah Anda baca di awal Alkitab dapat menolong Anda untuk menaati perintah ini? Praktikkanlah “melihat kebaikan” di alam semesta sebagai alat bantu yang mudah diakses – dan alkitabiah – untuk mencapai kedamaian mental.

REFLEKSI

Akankah kita menghabiskan kekayaan ciptaan Tuhan yang bermacam-macam ini?

Keajaiban yang begitu kompleks di Kejadian 1 dijelaskan dengan sederhana: Jadilah terang, dan terang itu baik, yang merupakan undangan dan juga penghiburan. Tuhan mengundang kita untuk bersuka di dunia ciptaan-Nya – dan menghibur kita dengan mengetahui bahwa masalah-masalah yang bagi kita tak teratasi tak pernah terlalu besar bagi Dia